1.3 Pengantar Animasi dan Desain Grafis

Storyboard
Storyboard merupakan sebuah naskah yang disajikan dalam bentuk sketsa gambar yang disusun urut berdasarkan susunan naskah cerita yang ada. Storyboard ini berfungsi saat pengarang cerita ingin menyampaikan idenya kepada orang lain, sehingga orang lain dapat lebih mudah membayangkan suatu cerita sesuai  dengan gambar yang disajikan dalam storyboard. Selain itu bermanfaat juga untuk membuat alur cerita ataupun dalam proses pengambilan gambar.
Storyboard sangat dibutuhkan terutama dalam pembuatan animasi, video pendek, ataupun film. Storyboard juga berguna dalam pembuatan game, seperti membuat sketsa alur game dari awal sampai selesai.
Langkah-Langkah Membuat Storyboard
Adapun langkah-langkah pembuatan storyboard yaitu:
  • Mencatat poin-poin penting, ide dan juga konsep yang akan ditampilkan dalam storyboard
  • Storyboard pada dasarna adalah gambar serial dan lengkap dengan penjelasan semua langkah dan keterangan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan dibuatnya suatu film
  • Membuat sketsa kasar visual dalam semua frame
  • Visual secara nyata menampilkan adegan utama
  • Storyboard bisa dirancang memakai kertas dengan coretan dan tulisan manual ataupun dengan perangkat seperti Microsoft Word
Sebelum membuat suatu storyboard sebaiknya membuat:
  • Membuat rincian atau cakupan
  • Membuat rincian naskah
  • Mendetailkan grafik dan visual
Format apapun yang akan ditampilkan dalam storyboard, terdapat informasi yang harus dicantumkan, yaitu:
  1. Sketsa atau gambaran layar, halaman ataupun frame
  2. Warna, penempatan serta ukuran grafik apabila diperlukan
  3. Teks asli, apabila ditampilkan dalam halaman atau layar
  4. Warna, ukuran serta tipe font jika menggunakan teks
  5. Narasi jika dibutuhkan
  6. Animasi jika dibutuhkan
  7. Video jika dibutuhkan
  8. Audio jika dibutuhkan
  9. Interaksi dengan penonton jika dibutuhkan
  10. Dan hal lain yang harus diketahui oleh staf produksi

Animasi Stopmotion
Stop Motion terdiri dari dua kata yaitu STOP yang berarti berhenti dan MOTION yang berarti gerakan / bergerak. Teknik ini menggunakan  prinsip frame to frame seperti animasi 2 dimensi. Stop motion adalah teknik animasi yang secara fisik memanipulasi obyek yang muncul untuk bergerak sendiri. Objek bergerak sedikit demi sedikit antara frame difoto secara individual, menciptakan ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan sebagai urutan yang kontinu.
Pengerjaannya sama dengan animasi pada umumnya yaitu mengatur frame per frame gambar. Namun yang membedakan disini adalah cara menghidupkannya / animatenya. Jadi dapat disimpulkan Stop Motion Animation adalah teknik membuat animasi / film / movie yang dibuat seolah – olah potongan-potongan gambar menjadi saling berhubungan satu sama lain nya sehingga membentuk suatu gerakan bahkan cerita.
Image result for Animasi Stopmotion
Hasil animasi Stopmotion tidak akan selincah dan semulus menggunakan teknik animasi yang lain yang penggunaannya menggunakan komputer, karena keterbatasan objek sehingga hasilnya akan terkesan patah-patah. Animasi ini berasal dari kumpulan gambar-gambar yang digabungkan secara berurut dan menghasilkan sebuah video yang memiliki alur cerita.
Dalam perkembangannya, stop motion animation sering disebut juga claymation, karena animasi ini sering menggunakan clay (plastisin/tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. Berdasarkan teknik penggarapannya, selain limited animation, dan teknik yang paling baru adalah CGI atau Computer Generated Imagery, penggarapan animasi dengan teknik stop motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat sederhana sekali.
Cara pengambilan video untuk menghasilkan animasi stopmotion sangatlah sederhana, hanya dengan menggunakan kamera biasa pun, kita dapat membuat animasi stop motion.

0 Response to "1.3 Pengantar Animasi dan Desain Grafis"

Post a Comment